Informasi Terkini

Susunan Pengawas BUMDesa


BPD Mulyasari (Karawang) – Susunan pengurus BUMDesa terdiri dari Penasihat, Pelaksana Operasional, dan Pengawas. Artikel khusus menulis tentang Susunan/Struktur Pengawas BUMDesa.

Pengawas ini mewakili kepentingan masyarakat dalam melakukan pengawasan kinerja BUMDes. Apakah pengawas BUMDes secara otomatis dijabat oleh BPD? Tidak, susunan Pengawas memiliki aturan mainnya sendiri, sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Perbup Karawang No.51 Tahun 2015.

Struktur Pengawas BUMDesa
Struktur/susunan Pengawas BUMDesa terdiri dari:
  • Ketua
  • Wakil Ketua (merangkap anggota)
  • Sekretaris (merangkap anggota)
  • Anggota

Kewajiban Pengawas BUMDesa yaitu menyelenggarakan Rapat Umum untuk membahas kinerja  BUM Desa sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun sekali. 

Adapun kewenangan Pengawas BUMDesa yaitu
  • Melakukan pemilihan dan pengangkatan Pengawas BUMDesa,
  • Penetapan kebijakan pengembangan kegiatan usaha dari BUM Desa; dan 
  • Pelaksanaan pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja Pelaksana Operasional. 

Masa bakti dari Pengawas BUMDesa diatur dalam AD/ART BUMDesa masing-masing desa. Untuk bisa menjadi Pengawas BUMDesa ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi.

BPD Mulyasari

Persyaratan Pengawas BUMDesa
  • Memiliki jiwa wira usaha;
  • Bertempat tinggal dan menetap di desa setempat sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun;
  • Berusia pada saat diangkat pertama kali paling tinggi 55 (lima puluh lima) tahun;
  • Berbadan sehat dan mampu melakukan tindakan hukum;
  • Berkepribadian baik, jujur, adil, cakap, berwibawa, penuh pengabdian terhadap perekonomian masyarakat desa;
  • Pendidikan sekurang-kurangnya SLTP.

Adanya Pengawas BUMDesa ini seharusnya dapat mengontrol kinerja BUMDesa agar bisa berjalan dengan baik dan benar dan mampu membangkitkan perekonomian desa.

Tidak ada komentar